Lembaga Swadaya Masyarakat
BELAJAR DARI"ORMAS"AUS DAN KHAZRAJ
Written By DCW NEWS on Kamis, 27 September 2018 | 21.06
Di Madinah, ada dua suku besar yang terkenal, yang pada perjalanannya kedua suku ini dikenal sebagai shahabat Ansor. Keduanya adalah suku Aus dan Khazraj.
Selain itu, di kota yang kala itu masih bernama Yatsrib, juga ada suku-suku Yahudi. Mereka adalah Bani Qainuqa, Bani Nadzir, dan Bani Quraidhah.
Pada mulanya, orang Yahudi Madinah dominan dalam hal ekonomi. Mereka menguasai tanah-tanah terbaik Madinah dan oase-oase Taima’, Fadak, dan Wadil-Qura. Hingga akhirnya eksistensi mereka di saingi oleh Suku Aus dan suku Khazraj.
Melihat kondisi tidak menguntungkan ini, orang Yahudi Madinah menerapkan “Politik Pecah Belah”. Mereka mengadu domba suku Aus dan Khazraj yang sebenarnya masih lahir dari rumpun yang sama.
Untuk memuluskan rencananya, Bani Nadzir dan Bani Qainuqa pura-pura pro Aus, dan selalu memprovokasi agar melawan Khazraj. Begitu pun dengan Bani Quraidzah, mereka memainkan peran sebagai orang yang pro Khazraj dan selalu memprovokasi agar menyerang Aus.
Tipu daya Yahudi bersambut, mereka sukses besar mengadu domba suku Aus dan Khazraj. Puncaknya, suku Aus dan Khazraj terperangkap dalam lingkaran perang Bu’ats selama lima tahun. Namun tak ada satupun dari mereka yang dinyatakan menang, melainkan kerusakan dan kehancuran belaka.
Hingga akhirnya, Rasullullah datang hijrah ke Madinah. Fanatisme (Ta’asshub) kesukuan dibuang jauh dari mereka. Sebagai gantinya, ada ukhuwwah Islamiyyah (Persaudaraan Ala Ajaran Islam) yang menyatukan suku Aus dan Khazraj. Bersatu di bawah panji Islam. Apapun sukunya. Apapun “ormas”nya, andai kala itu ada.
Namun, bagaimanapun juga, fanatisme ini tidak seluruhnya hilang. Suku Aus dan Khazraj masih mudah terpancing emosi ketika dipantik dengan isu isu sensitif.
Suatu ketika, mereka sedang duduk dalam satu majelis. Tiba-tiba seorang lelaki Khazraj membacakan beberapa bait syair yang menyebabkan kemarahan orang-orang Aus. Begitu pula seorang lelaki Aus membacakan beberapa bait syair yang menimbulkan kemarahan orang-orang Khazraj. Keadaan itu berkepanjangan hingga terjadi kegaduhan dan pertengkaran. Mereka menghunus pedang masing-masing untuk berperang.
Mengetahui hal itu, Rasulullah Saw. datang mengingatkan dengan membacakan salah satu ayat al-Quran (artinya):
“Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliyah) bermusuh-musuhan. Maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.” (QS. Ali Imran: 103)
Setelah Rasulullah selesai membacakan ayat itu, mereka membuang senjata masing-masing, lalu berpelukan satu sama lain sambil menangis.
Begitulah sejarah suku Aus dan Khazraj, yang kemudian dua suku ini dikenal dengan shahabat Ansor.
Nama Ansor ini pula yang kemudian dijadikan nama salah satu sayap juang NU.
Ansor, Begitupun sejarah menjadi obyek “Politik Pecah Belah” non-Muslim atau non Aswaja Annahdhiyyah yang tidak ingin umat Islam dan NU bersatu. Karena persatuan umat islam adalah potensi yang luar biasa dahsyat barakahnya.
Semoga “Ormas” Aus dan khazraj ini bisa mengingatkan kita kembali sekaligus menjadi renungan dan inspirasi bersama bagi NU dan ummat Islam Indonesia.
Sekian
Wallahu A’lamu Bish-shawร b
Wakil Bupati Asahan Laksanakan Upah-Upah Jemaah Haji
Written By DCW NEWS on Selasa, 27 September 2016 | 04.14
Kisaran, DUTAcw NEWS.
Wakil Bupati Asahan, Sumatera Utara H. Surya Bsc melakukan upah – upah (tepung tawar, red) kepada 330 jamaah calon haji Asahan yang akan berangkat dengan Kloter 15 ke tanah suci Makkah, Jumat, (5/8) belum lama ini, di pendopo rumah Dinas Bupati setempat.
Wakil Bupati Asahan mengatakan upah-upah yang dilakukan untuk memberikan semangat kepada calhaj Asahan untuk menunaikan rukun Islam ke lima. “ Semoga semangat jemaah haji selalu baik saat menunaikan rukun islam tersebut,” kata Wakil Bupati saat menutup acara manasik haji sekaligus acara upah-upah.
Sedangkan kegiatan manasik haji, kata Wakil Bupati dilakukan oleh Pemkab Asahan bertujuan sebagai upaya meningkatkan silaturrahmi dan pengenalan antar jemaah serta memantapkan dan menyamakan persepsi dalam penyelenggaraan ibadah haji di tanah suci makkah.
“ Saya atas nama Pemkab Asahan mengucapkan terimakasih dan turut bergembira atas keberangkatan jemaah Asahan menjadi haji,” kata Wakil Bupati.
Wakil Bupati juga minta kepada para calhaj untuk konsentrasi mempersiapkan diri untuk bisa menjadi tamu Allah yang baik, tamu yang akan membuat Allah suka dengan kedatangan para jemaah. Begitu juga jemaah diminta untuk mengikuti peraturan yang sudah disampaikan oleh pembimbing dan berbagai ketentuan.
Usai upah-upah dilakukan, ratusan jemaah haji tersebut diberikan bingkisan oelh Pemkab Asahan. Informasi yang dihimpun 330 jemaah haji Asahan akan diberangkatkan dari daerah pada 26 Agustus 2016 dari komplek Masjid Agung, Achmad Bakrie Kisaran. Dan diberangkatkan dari KNIA pada 27 Agustus 2016.(fir/rel)
Di Asahan – Sumatera Utara Manasik Haji Dilaksanaka Di Rumah Dinas Bupati
Tingkatkan pelayanan, RSUD Nganjuk tambah alat medis baru dan dokter Spesialis
Written By Unknown on Rabu, 13 Januari 2016 | 01.56
Nganjuk. Untuk lebih memaksimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, RSUD Nganjuk membangun sarana fisik dengan penambahan gedung dan alat kesehatan yang ada. Selain itu juga dilakukan penambahan dokter spesialis, seperti Spesialis jantung, rehabilitasi medik dan patologi anatomi yang di rasa masih kurang.
Direktur RSUD Nganjuk, Dr. H. Achmad Noeroel Cholis mengatakan, semakin bertumbuhnya jumlah penduduk semakin banyak pula masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan yang prima. “Penambahan dokter spesialis ini sudah menjadi keharusan rumah sakit daerah Kabupaten Nganjuk untuk lebih memaksimalkan pelayanan kesehatan agar bisa lebih baik lagi,” ujarnya saat ditemui koran pagi seusai menghadiri rapat paripurna di Kantor DPRD Nganjuk.
Diungkapkannya, bahwa selama ini memang untuk dokter spesialis di RSUD Nganjuk masih kekurangan, sehingga pelayanan kepada masyarakat belum maksimal. Untuk itu, guna meningkatkan pelayanan bagi masyarakat Nganjuk, maka dilakukan penambahan tiga dokter spesialis seperti Spesialis jantung, rehabilitasi medik dan patologi anatomi.
Selain itu, masih kata dr. Nur Cholis bahwa Rsud Nganjuk juga menambah peralatan medis baru yakni 'Bone Mineral Densitometry' (BMD) yang berguna untuk membantu mendiagnosa osteoporosis (tulang keropos) dan menentukan bentuk terapi yang paling tepat.
"alat itu berfungsi mendeteksi kemungkinan terjadinya patah tulang di kemudian hari dan memonitor efek terapi obat-obatan yang beresiko menyebabkan osteoporosis."Katanya
Lanjut, "Sama seperti peralatan sebelumnya, pendeteksian alat ini juga tidak membutuhkan waktu yang lama, tidak menimbulkan radiasi yang terlalu besar dan sangat akurat," celotehnya.
Dengan adanya peralatan medis baru dan penambahan dokter spesialis tersebut maka pelayanan yang diberikan kepada pasien dapat dilakukan dengan lebih optimal.
"Oleh karena itu, kami menginformaskan kepada masyarakat yang membutuhkan penanganan dengan peralatan tersebut tidak perlu jauh-jauh ke RS di luar Nganjuk, karena saat ini kami telah memilikinya." Terangnya.
RSUD Nganjuk akan terus mengintensifkan pelayanan kepada pasien, sehingga paling tindak mendekati pelayanan prima.
“Harapan kami dengan mendatangkan dokter spesialis agar semua pasien tercover dalam mendapat pelayanan kesehatan. Kami juga bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran,” tandasnya.(adv/yan/kmr)
HUT RSUD Kertosono Ke – 95, Gelar Bhakti Sosial
Written By Unknown on Selasa, 06 Oktober 2015 | 16.11
Manjakan Pengunjung, The Legend Waterpark Kertosono Free HTM
Personel Gabungan Adakan Latikan Penyelamatan Korban Bencana
Written By Unknown on Minggu, 20 September 2015 | 07.13
CJH Asal Nganjuk Diberangkatkan Oleh Bupati
Written By Unknown on Minggu, 13 September 2015 | 16.59
Peranan MKKS SMK Negeri Se-Kabupaten Nganjuk Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan
Written By Unknown on Senin, 07 September 2015 | 03.36
SMK Negeri 1 Tanjunganom. @Iwan Trisnawan : Kami akan melakukan banyak terobosan yang Inovatif untuk meningkatkan mutu pendidikan.
Written By Unknown on Minggu, 06 September 2015 | 22.53
Workshop Penyusunan Proker MGMP SMP Se-Kabupaten Nganjuk
Written By Unknown on Kamis, 03 September 2015 | 06.01
Pagar Nusa Rayakan HUT RI Ke 70
Written By Unknown on Senin, 31 Agustus 2015 | 18.16
Putra SBY Resmi Jabat Danyonif Mekanis 203/Arya Kamuning
Written By Unknown on Minggu, 23 Agustus 2015 | 03.22
Tingkatkan Pelayanan, RSUD Kertosono Tambah Dokter Spesialis
Written By Unknown on Rabu, 19 Agustus 2015 | 23.22
RSUD Kertosono Berbenah
Written By Unknown on Sabtu, 15 Agustus 2015 | 22.28
Sejumlah Jalan Di Nganjuk Mulai Diperbaiki
PLN Rayon Kertosono Dukung Penuh Upaya Pemerintah Lakukan Efisiensi Subsidi Listrik
Nganjuk, DutacwNews. Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016, pemerintah akan melakukan efisiensi belanja subsidi agar lebih tepat sasaran. Hal tersebut juga didukung penuh oleh pihak PT. PLN (persero) khusunya APJ Mojokerto, Rayon Kertosono.




















