Lembaga Swadaya Masyarakat
Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Peristiwa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peristiwa. Tampilkan semua postingan
19.41
Memperingati HSN 2019, PCNU Ngawi Gelar Ijazah Kubro Di Masjid Lintang Songo
Written By DCW NEWS on Minggu, 13 Oktober 2019 | 19.41
( Dutacwnews.com ), Ngawi - Ratusan warga Nahdliyin Kabupaten Ngawi memenuhi Masjid Lingtang Songo Ngawi, untuk menghadiri dan memeriahkan Ijazah Kubro dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2019, Minggu (13/10/19).
Dalam Ijazah Kubro ini PCNU Ngawi menghadirkan Mujiz, KH. Abdul Matin Jawahir (Wakil Rais Syuriah PWNU Jawa Timur) yang berkenan memberikan Tausyiah dan Ijazah Kubro serta memimpin Dzikr Fida' dan Do'a di Masjid Lintang Songo.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Koordinator Ijazah Kubro, KH. Fathurrahman, menerangkan bahwa, tujuan dan motifasi dari Ijazahan, Tahlil dan Istighosah pada pagi hari ini semata-mata agar antara Imam dan Makmum sama-sama mempunyai Sanad yang runtut sambung menyambung pada Rasulullah.
"Sehingga apa yang kita hajatkan ketika tahlil, ketika istighosah ini benar-benar mempunyai sinyal yang kuat kepada Rasulullah selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk menjaga dan melestarikan amalia-amalia Nahdlatul Ulama yang memiliki Dalil dan Sanad yang runtut hingga pada Rasulullah," Ujar KH. Fathurrahman, Minggu (13/10/19).
Sementara itu Ketua Pelaksana Hari Santri Nasional 2019 Ngawi, Saeful Bakri, M.Pd., menjelaskan bahwa Ijazah Kubro bermakna untuk mengijazahkan atau mengesahkan dari Mujiz kepada peserta agar dapat melaksanakan bahkan memimpin Dzikir Fida' di masyarakat.
"Pada Ijazahan kali ini para peserta, Kyai dan guru Ngaji yang datang dari berbagai daerah di wilayah Kabupaten Ngawi melaksanakan Tahlil dan Istighosah yang dipimpin oleh Mujiz, KH. Abdul Matin Jawahir, kepada para peserta kami juga memberikan Sertifikat dan buku Dzikir Fida' sehingga peserta tidak ragu lagi dalam mengamalkan Dzikir Fida' di masyarakat," terang Saeful Bakri, Minggu (13/10/19).
Ditempat yang sama Ketua PCNU Ngawi, KH. Ahmad Ulinnuha Rozy menyatakan apresiasi, penghargaan dan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada segenap panitia HSN 2019 yang telah mensukseskan rangkaikan kegiatan Hari Santri Nasional 2019.
"Pada tanggal 22 Oktober ini Negara telah memberikan kado terindah untuk kaum Pesantren, Santri dan para Kyai yang memang menjadi salah satu unsur penting pendiri Bangsa ini dan unsur terpenting dalam memerdekakan Indonesia bahkan sampai mengisi dan mempertahankan Kemerdekaan ini, jadi tanggal 22 Oktober inilah yang kemudian kita peringati sebagai Hari Santri Nasional (HSN)," tutur KH. Ahmad Ulinnuha Rozy, Minggu (13/10/19). (day)
Label:
Peristiwa
19.28
Memperingati HSN 2019, PCNU Ngawi Ziarahi Makam Auliya
( Dutacwnews.com ), Ngawi - Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2019, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Ngawi melaksanakan acara ziarah makam auliya di empat zona di wilayah Kabupaten Ngawi, Sabtu (12/10/19).
Adapun makam auliya yang diziarahi antara lain, Makam Mbah KH. Toyib, Klitik (Zona Tengah), Makam Mbah H. Sulaiman dan KH. Wasiq Amnani, Talok, Karangjati (Zona Timur), Makam Mbah KH. Moh Sirodj Iljasy , Ngale Paron (Zona Utara) dan Makam Mbah KH. Ma’sum Abdurrahman, Kedunggudell, Widodaren (Zona Barat)
Dalam kesempatan tersebut Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Ngawi, KH. Ahmad Ulinnuha Rozy menyampaikan kegiatan kali ini adalah untuk Ngalap barokah Nahdlatul Ulama dengan berjuang nderek Kyai.
KH. Ahmad Ulinnuha Rozy menegaskan bahwa dengan ziarah makam auliya ini Nahdlatul Ulama Ngawi kompak bergerak Menjama'ahkan Jam'iyyah dan Menjam'iyyahkan Jama'ah.
Sementara itu Ketua Pelaksana Hari Santri Nasional 2019 Ngawi, Saeful Bakri, M.Pd., menjelaskan Pelaksanaan ziarah makam auliya Ngawi pada HSN 2019 kali ini berjalan dgn baik dan hikmah.
"Koordinasi dan komunikasi antara panitia HSN dan keluarga almarhum terjalin baik. Dibuktikan semua yang ziarah dipersilahkan mampir ke kediaman ahli waris dan dijamu dengan hidangan yang sangat luar biasa," tandas Saeful Bakri.
"Saya berharap kedepan ziarah makam tetap dilaksanakan dengan tempat yang berbeda dimana lokasi pelaksanaannya ditempat yang berbeda dengan zona yang sama sehingga nantinya akan terjadi pemerataan. Hal ini penting untuk memenuhi rasa keadilan, karena keluarga almarhum sangat ingin diziarahi," imbuh Saeful Bakri. (day)
Label:
Peristiwa
19.05
Pemkab Ngawi Resmikan Pembukaan Lomba Memperingati HSN 2019
( Dutacwnews.com ), Ngawi - Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2019, Pemerintah Kabupaten Ngawi bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Ngawi menggelar perlombaan yang bertemakan Kerohanian Islam di Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Kamis (10/10/19).
Wakil Bupati Ngawi, Ony Anwar, S.T., M.H., didampingi Ketua Panitia HSN 2019 Ngawi, Saeful Bakri, M.Pd., berkenan membuka secara resmi kegiatan lomba yang dilaksanakan pada pagi hingga siang hari ini.
Kegiatan lomba yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Ngawi bersama Panitia HSN 2019 Ngawi ini diikuti oleh ratusan peserta utusan dari Pondok Pesantren yang berada di Kabupaten Ngawi.
Dalam kesempatan tersebut Wabup Ngawi, Ony Anwar menyampaikan, bahwa Kegiatan Hari Santri Nasional merupakan komitmen bersama bagi seluruh anak bangsa khususnya para Santri sebagai pewaris sah Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam kaitannya mengisi Kemerdekaan yang sudah diberikan oleh Allah SWT.
"Sehingga ketika Kita telah mengukuhkan hati sebagai Santri harus bisa mengisi kemerdakaan ini dengan sebaik baiknya. Dan sebagai bentuk syukur diimplementasikan pada pagi hari ini, bagaimana kita mengisi Kemerdekaan itu dengan hal hal yang positif supaya kita terus bisa menguatkan karakter khususnya para Santri terutama Santri yang ada di wilayah Ngawi," ujar Ony Anwar, Kamis (10/10/19).
Sementara itu Ketua Panitia HSN 2019 Ngawi, Saeful Bakri menjelaskan, peringatan HSN 2019 ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Ngawi sebagai bentuk perhatian kepada para Santri sebagai ujung tombak dalam perjuangan merebut dan mempertahankan Kemerdekaan Repubik Indonesia.
"Ada empat kategori lomba yang digelar Panitia HSN 2019 Ngawi pada hari ini, antara lain, Festival Hadroh Al Habsy, Musabaqoh Qiro'atul Kutub (MQK), Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) dan Lomba Kreasi Nadzom Al-Imrithi," terang Saeful Bakri, Kamis (10/10/19).
"Selain perlombaan Panitia HSN 2019 telah menyiapkan rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut Peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh pada tanggal 22 Oktober 2019 mendatang," tambah Saeful Bakri.
"Nanti pada puncak perhelatan akbar ini kami akan menyajikan pertunjukan panggung hiburan rakyat, dimana pada puncak acara hiburan tersebut akan dimeriahkan dengan penampilan Veve Zulfikar dan Kiki Makarimah sekaligus sebagi penutup dari seluruh rangkaian kegiatan HSN 2019 di Kabupaten Ngawi," tandas Saeful Bakri. (day)
Label:
Peristiwa
00.06
Written By DCW NEWS on Senin, 24 Juni 2019 | 00.06
SETAHUN DEPRESI, SANTOSO NEKAD GANTUNG DIRI
Ngawi, ( Dutacwnews.Com)
Diduga karena depresi, Santoso (48) warga Desa Puhti, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, ditemukan menggantung pada tiang penyangga atap rumah, Senin (24/05/19).
Jasad korban pertamakali ditemukan oleh istrinya, Wiwin Supriyanti (33) sekitar pukul 05.00 WIB yang kemudian melaporkan kejadian tersebut pada Nurhadi (43) Kades Puhti.
"Waktu dapat laporan dari kakak saya, Wiwin Supriyanti kalau Santoso suaminya gantung diri, saya langsung ke Polsek Karangjati untuk melaporkan kejadian tersebut," ujar Nurhadi, Senin (24/05/19).
Menurut Kapolsek Karangjati AKP Suparman, S.H., menerangkan saat dilakukan pemeriksaan luar, pada kantong celana korban ditemukan surat wasiat yang intinya berisikan permohonan maaf kepada masyarakat Desa Puhti dan meminta keluarga yang ditinggalnya agar bisa hidup rukun.
"Dari keterangan keluarga korban dan para saksi diketahui bahwa korban sudah 1 (satu) tahun belakangan ini memiliki penyakit dispresi dan dalam pengawasan keluarga," terang AKP Suparman, Senin (24/05/19).
"Setelah dilakukan pemeriksaan luar bersama tim medis dari Puskesmas Karangjati, pada tubuh korban tidak ditemukan tanda tanda kekerasan, hanya terdapat bekas lilitan tali melingkar pada leher korban," tandas AKP Suparman.
Atas kejadian tersebut keluarga korban memohon kepada pihak Kepolisian dan tim Puskesmas untuk tidak melakukan otopsi atas jenasah korban dan telah menerima kejadian tersebut murni sebagai musibah. (day)
Ngawi, ( Dutacwnews.Com)
Diduga karena depresi, Santoso (48) warga Desa Puhti, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, ditemukan menggantung pada tiang penyangga atap rumah, Senin (24/05/19).
Jasad korban pertamakali ditemukan oleh istrinya, Wiwin Supriyanti (33) sekitar pukul 05.00 WIB yang kemudian melaporkan kejadian tersebut pada Nurhadi (43) Kades Puhti.
"Waktu dapat laporan dari kakak saya, Wiwin Supriyanti kalau Santoso suaminya gantung diri, saya langsung ke Polsek Karangjati untuk melaporkan kejadian tersebut," ujar Nurhadi, Senin (24/05/19).
Menurut Kapolsek Karangjati AKP Suparman, S.H., menerangkan saat dilakukan pemeriksaan luar, pada kantong celana korban ditemukan surat wasiat yang intinya berisikan permohonan maaf kepada masyarakat Desa Puhti dan meminta keluarga yang ditinggalnya agar bisa hidup rukun.
"Dari keterangan keluarga korban dan para saksi diketahui bahwa korban sudah 1 (satu) tahun belakangan ini memiliki penyakit dispresi dan dalam pengawasan keluarga," terang AKP Suparman, Senin (24/05/19).
"Setelah dilakukan pemeriksaan luar bersama tim medis dari Puskesmas Karangjati, pada tubuh korban tidak ditemukan tanda tanda kekerasan, hanya terdapat bekas lilitan tali melingkar pada leher korban," tandas AKP Suparman.
Atas kejadian tersebut keluarga korban memohon kepada pihak Kepolisian dan tim Puskesmas untuk tidak melakukan otopsi atas jenasah korban dan telah menerima kejadian tersebut murni sebagai musibah. (day)
Label:
Peristiwa
20.51
Ngawi, ( Dutacwnews.com )
Setidaknya dua orang meninggal dunia di lokasi kejadian karena luka luka dibagian kepala akibat kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jl. Raya Ngawi – Maospati KM 12-13 tepatnya di Desa Tambakromo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jum'at (14/05/19).
Menurut Kapolsek Geneng, AKP Munaji, kecelakaan pada hari Jum'at sekitar pukul 23.15 WIB terjadi antara Bus Sugeng Rahayu No. Pol W-7275-UZ dan Sepeda motor Honda Supra X 125 No. Pol AE-5564-GQ.
"Dua orang menjadi korban dalam kejadian itu, satu orang pengendara sepeda motor atas nama Lukman Mustaqim (32 Th) dan satu orang yang diboncengnya atas nama M. Dofir Ulum (17 Th), keduanya warga Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, ujar AKP Munaji, Jum'at (14/05/19).
"Kedua korban meninggal dunia di TKP akibat luka luka dibagian kepala. Selanjutnya kedua korban dibawa ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk mendapatkan Visum dari Dokter," terang AKP Munaji.
Kasat Lantas Polres Ngawi AKP Yanto Mulyanto S.I.K., M.Si., membenarkan kejadian tersebut. Menuturnya, kejadian berawal saat Bus Sugeng Rahayu yang dikemudikan oleh Suryadi bermaksud mendahului kendaraan R2 (Roda 2) yang ada didepannya.
"Menurut keterangan saksi yang ada di TKP, Bus Sugeng Rahayu bermaksud mendahului Kendaraan R2 yang tidak diketahui Identitasnya. Karena supir mengambil haluan terlalu kekanan dan tidak memperhatikan arus lalin disekitarnya hingga kurang hati hati maka terjadi tabrakan dengan sepeda motor Honda Supra X yang datang dari arah berlawanan," terang AKP Yanto Mulyanto, Sabtu (15/05/19).
"Akibat kejadian laka lantas itu, Lukman Mustaqim, pengendara Honda Supra X dan M. Dofir Ulum yang diboncengnya meninggal dunia di TKP dengan luku luka di kepala, pada saat kejadian kedua korban memakai helm. Kedua korban telah dibawa ke RSUD dr. Soeroto untuk mendapat Visum et Repertum dari Dokter," tutur AKP Yanto Mulyanto. (day)
DUA NYAWA JADI KORBAN LAKA LANTAS DI JL. RAYA NGAWI - MAOSPATI
Written By DCW NEWS on Sabtu, 15 Juni 2019 | 20.51
Ngawi, ( Dutacwnews.com )
Setidaknya dua orang meninggal dunia di lokasi kejadian karena luka luka dibagian kepala akibat kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jl. Raya Ngawi – Maospati KM 12-13 tepatnya di Desa Tambakromo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jum'at (14/05/19).
Menurut Kapolsek Geneng, AKP Munaji, kecelakaan pada hari Jum'at sekitar pukul 23.15 WIB terjadi antara Bus Sugeng Rahayu No. Pol W-7275-UZ dan Sepeda motor Honda Supra X 125 No. Pol AE-5564-GQ.
"Dua orang menjadi korban dalam kejadian itu, satu orang pengendara sepeda motor atas nama Lukman Mustaqim (32 Th) dan satu orang yang diboncengnya atas nama M. Dofir Ulum (17 Th), keduanya warga Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, ujar AKP Munaji, Jum'at (14/05/19).
"Kedua korban meninggal dunia di TKP akibat luka luka dibagian kepala. Selanjutnya kedua korban dibawa ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk mendapatkan Visum dari Dokter," terang AKP Munaji.
Kasat Lantas Polres Ngawi AKP Yanto Mulyanto S.I.K., M.Si., membenarkan kejadian tersebut. Menuturnya, kejadian berawal saat Bus Sugeng Rahayu yang dikemudikan oleh Suryadi bermaksud mendahului kendaraan R2 (Roda 2) yang ada didepannya.
"Menurut keterangan saksi yang ada di TKP, Bus Sugeng Rahayu bermaksud mendahului Kendaraan R2 yang tidak diketahui Identitasnya. Karena supir mengambil haluan terlalu kekanan dan tidak memperhatikan arus lalin disekitarnya hingga kurang hati hati maka terjadi tabrakan dengan sepeda motor Honda Supra X yang datang dari arah berlawanan," terang AKP Yanto Mulyanto, Sabtu (15/05/19).
"Akibat kejadian laka lantas itu, Lukman Mustaqim, pengendara Honda Supra X dan M. Dofir Ulum yang diboncengnya meninggal dunia di TKP dengan luku luka di kepala, pada saat kejadian kedua korban memakai helm. Kedua korban telah dibawa ke RSUD dr. Soeroto untuk mendapat Visum et Repertum dari Dokter," tutur AKP Yanto Mulyanto. (day)
Label:
Peristiwa
05.16
Oh Ternyata...... ini penyebabnya Banjir di tol Jakarta-Cikampek
Written By DCW NEWS on Selasa, 15 November 2016 | 05.16
Dutacw News, Kab. Bekasi,
PT. Jasa Marga Persero Jakarta-Cikampek, Cabang Bekasi, Jawa Barat mendesak pengembang untuk menyelesaikan permasalahan yang berakibat meluap air hujan di Ruas Tol KM.37+100.
"Ini disebabkan oleh pengembang hanya memperluas Situ Alamsari dari empat menjadi sembilan hektar, tanpa membersihkan sodetan ke kali Cibeet secara permanen," kata Humas Jasa Marga Jakarta-Cikampek Cabang Bekasi, Iwan Aprianto di Kabupaten Bekasi, Senin.
Menurut dia penyebab utama genangan air yang sempat jebol dan menggenangi ruas jalan tol ini adalah ulah pengembang yang tidak bertanggung jawab.
"Kejadian ini sudah kedua kalinya, yang pertama pada 14 Februari 2016 dan 13 November 3016," katanya.
Dia mengemukakan, saat pertama kali terjadi luapan air lingkungan dan hujan, pengembang mengatakan akan memperbaharui maupun membersihkan sodetan.
Iwan mengatakan, dengan kejadian pada Minggu (13/11) itu menandakan bahwa pengembang tidak menghiraukan perkataannya.
"Padahal saat itu Pengembang sepakat akan melakukan perbaikan sistem drainase lingkungan kawasan, agar kejadian tersebut tidak terulang dan berdampak terhadap lalu lintas jalan tol maupun kerusakan perkerasan jalan tol," terang Iwan saat diwawancarai.
Ia menambahkan ada empat poin yang harus dilakukan oleh pengembang, di antaranya menambah kapasitas tampungan Situ Alamsari dari semula luasnya empat menjadi sembilan hektar.
Selanjutnya adalah membuat saluran permanen dari Situ Alamsari ke arah Sungai Cibeet di sisi timur Km 41 Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Selama saluran permanen belum dapat dilaksanakan, maka pengembang akan membuat saluran sementara untuk mencegah naiknya air di situ Alamsari dan situ Rawa Binong. Poin terakhir adalah normalisasi Situ Rawa Binong.
Iwan mengatakan Jasa Marga ingin masalah tersebut segera diselesaikan pengembang mengingat bahaya yang ditimbulkan jika terjadi banjir di tol.
Banjir menimbulkan kemacetan yang disebabkan air masuk dalam mesin mobil, laju kendaraan menjadi sangat pelan. Dan akan berimbas pada aktivitas pengguna jalan. (antaranews.com)
Label:
Peristiwa
15.22
Aliansi Jurnalistik Jatim Kutuk Kekerasan Pada Wartawan
Written By DCW NEWS on Minggu, 02 Oktober 2016 | 15.22
Dutacwnews,Jatim
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) beberapa daerah di Jatim mengutuk adanya kekerasan terhadap kontributor Net TV Sony Misdananto oleh sejumlah oknum Anggota TNI AD Batalyon Infanteri 501 Rider Madiun, pada 2 oktober 2016.
Aksi ini juga menuntut serta mendesak Panglima TNI turun tangan untuk mengusut tuntas dan melakukan evaluasi terhadap jajaran bawahannya. Di beberapa daerah di Jawa Timur seperti Kediri, Ponorogo, Jombang, Madura, Sidoarjo para Jurnalis melakukan aksi damai hingga treatrikal, guna melakukan aksi solidaritas terhadap Sony.
"Aji mengutuk tindakan kekerasan oleh oknum anggota TNI terhadap Jurnalis yang tengah melakukan tugas jurnalistik,yang di lindungi Undang-Undang PERS Nomor 40 tahun 1999, dengan tegas menyatakan bahwa Jurnalistik dilindungi dari tindak atau perampasan alat kerja serta tidak boleh di hambat atau di intimidasi oleh pihakmanapun", tegas Ketua Aji Kediri Afnan Subagio.
Aji meminta pengusutan mendalam atas indiden penganiayaan ini oleh Panglima TNI dan melakukan evaluasi terhadap jajaran di bawahnya. Tentang tugas pokok Prajurit dalam melindungi dan mengayomi Masyarakat, mengingat kasus penganiayaan terhadap jurnalis makin kerap terjadi,
Tindak kekerasan ini terjadi saat Sony tengah dalam perjalanan menuju Madiun, tepatnya di Jalan Raya Madiun - Ponorogo. Saat tiba di dekat perempatan Te'an hujan deras mengguyur, Sony memutuskan menepi dan berteduh, di rumah warga. Di sekitar perrempatan itu juga terlihat sejumlah aparat gabungan TNI dan POLISI untuk pengamanan peringatan suroan.
Tak lama berselang muncul iring-iringan (konvoi) kendaraan anggota perguruan silat. Tiba-tiba kendaraan paling depan menabrak kendaraan pengguna jalan lain yang berhenti ketika lampu merah.
Sebagai jurnalis Sony spontan mengeluarkan kamera dan mengabadikan peristiwa kecelakaan itu. Di tengah merekam peristiwa itu, muncul sejumlah anggota TNI AD Yonif 501 Rider Madiun yang menyerbu dan menghajar peserta konvoi yang terlibat kecelakaan tersebut. Sony tetap merekam peristiwa tersebut hingga tiba-tiba sejumlah oknum TNI mendatangi dan menginterogasinya. Usai menjelaskan identitasnya sebagai kontributor Net TV, salah satu oknum prajurit meneriaki kawan-kawannya yang terlibat pemukulan pada peserta konvoi.
Oknum tersebut memberitahukan jika ada wartawan yang merekam pemukulan itu dan langsung menghentikan aksinya. Selanjutnya Sony di bawa paksa menuju sebuah rumah yang terdapat banyak anggota TNI dan Polisi. Ditempat itu Sony kembali di interogasi dan di minta menunjukan tanda pengenalnya sebagai kontributor Net TV. (sa)
Label:
Peristiwa
08.22
Sambut HUT RI ke 71, Pemkab Asahan Gelar Jalan Santai
Written By DCW NEWS on Selasa, 27 September 2016 | 08.22
Kisaran, DUTAcw NEWS. Dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekan Republik Indonesia ke 71, Pemerintah Kabupaten Asahan, Sumatera Utara menggelar jalan santai bersama ribuan masyarakat, Kamis, (11/8) belum lama ini.
Kepala Bagian Humas Setdakab Asahan, M Ajim mengatakan kegiatan dilakukan bertujuan untuk menyambut dan memeriahkan hari ulang Tahun (HUT) RI ke 71. Peserta jalan santai juga dimanjakan dengan puluhan hadiah lukydraw dari Pemkab Asahan.
“ Semoga dengan kegiatan olahraga ini, momentum HUT Proklamasi saat ini bisa menjadikan semangat kerja masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk terus mendedikasikan diri dalam membangun Kabupaten Asahan,” kata Kabag Humas di Kantor Bupati Asahan.
Selain itu kegiatan jalan santai tersebut, kata Kabag Humas bertujuan untuk menanamkan semangat dan kecintaan masyarakat terhadap rasa patriotisme dan nasionalisme dilingkungan masyarakat serta dapat membentuk watak, mental dan kepribadian generasi muda Indonesia yang memliki semangat bela Negara dan menjadikan kegiatan sebagai perekat bangsa.
Pemkab Asahan mengucapkan terimakasih kepada semua komponen masyarakat Kabupaten Asahan yang telah berpartisipasi mewujudkan pembangunan Asahan dan kedepan mari bergandeng tangan kembali menuntaskan pembangunan di Asahan.
Pelepasan peserta jalan sehat dilakukan oleh Kepala Badan Narkoba Nasioanl (BNN) Provinsi sumatera Utara, Brigjen Pol Andi Loedianto di halaman Kantor Bupati Asahan didampingi oleh wakil Bupati Asahan, H Surya BSc serta para FKPD Asahan.(fir/rel)
Label:
Pemerintahan,
Peristiwa
04.14
Kisaran, DUTAcw NEWS.
Wakil Bupati Asahan, Sumatera Utara H. Surya Bsc melakukan upah – upah (tepung tawar, red) kepada 330 jamaah calon haji Asahan yang akan berangkat dengan Kloter 15 ke tanah suci Makkah, Jumat, (5/8) belum lama ini, di pendopo rumah Dinas Bupati setempat.
Wakil Bupati Asahan mengatakan upah-upah yang dilakukan untuk memberikan semangat kepada calhaj Asahan untuk menunaikan rukun Islam ke lima. “ Semoga semangat jemaah haji selalu baik saat menunaikan rukun islam tersebut,” kata Wakil Bupati saat menutup acara manasik haji sekaligus acara upah-upah.
Sedangkan kegiatan manasik haji, kata Wakil Bupati dilakukan oleh Pemkab Asahan bertujuan sebagai upaya meningkatkan silaturrahmi dan pengenalan antar jemaah serta memantapkan dan menyamakan persepsi dalam penyelenggaraan ibadah haji di tanah suci makkah.
“ Saya atas nama Pemkab Asahan mengucapkan terimakasih dan turut bergembira atas keberangkatan jemaah Asahan menjadi haji,” kata Wakil Bupati.
Wakil Bupati juga minta kepada para calhaj untuk konsentrasi mempersiapkan diri untuk bisa menjadi tamu Allah yang baik, tamu yang akan membuat Allah suka dengan kedatangan para jemaah. Begitu juga jemaah diminta untuk mengikuti peraturan yang sudah disampaikan oleh pembimbing dan berbagai ketentuan.
Usai upah-upah dilakukan, ratusan jemaah haji tersebut diberikan bingkisan oelh Pemkab Asahan. Informasi yang dihimpun 330 jemaah haji Asahan akan diberangkatkan dari daerah pada 26 Agustus 2016 dari komplek Masjid Agung, Achmad Bakrie Kisaran. Dan diberangkatkan dari KNIA pada 27 Agustus 2016.(fir/rel)
Wakil Bupati Asahan Laksanakan Upah-Upah Jemaah Haji
Kisaran, DUTAcw NEWS.
Wakil Bupati Asahan, Sumatera Utara H. Surya Bsc melakukan upah – upah (tepung tawar, red) kepada 330 jamaah calon haji Asahan yang akan berangkat dengan Kloter 15 ke tanah suci Makkah, Jumat, (5/8) belum lama ini, di pendopo rumah Dinas Bupati setempat.
Wakil Bupati Asahan mengatakan upah-upah yang dilakukan untuk memberikan semangat kepada calhaj Asahan untuk menunaikan rukun Islam ke lima. “ Semoga semangat jemaah haji selalu baik saat menunaikan rukun islam tersebut,” kata Wakil Bupati saat menutup acara manasik haji sekaligus acara upah-upah.
Sedangkan kegiatan manasik haji, kata Wakil Bupati dilakukan oleh Pemkab Asahan bertujuan sebagai upaya meningkatkan silaturrahmi dan pengenalan antar jemaah serta memantapkan dan menyamakan persepsi dalam penyelenggaraan ibadah haji di tanah suci makkah.
“ Saya atas nama Pemkab Asahan mengucapkan terimakasih dan turut bergembira atas keberangkatan jemaah Asahan menjadi haji,” kata Wakil Bupati.
Wakil Bupati juga minta kepada para calhaj untuk konsentrasi mempersiapkan diri untuk bisa menjadi tamu Allah yang baik, tamu yang akan membuat Allah suka dengan kedatangan para jemaah. Begitu juga jemaah diminta untuk mengikuti peraturan yang sudah disampaikan oleh pembimbing dan berbagai ketentuan.
Usai upah-upah dilakukan, ratusan jemaah haji tersebut diberikan bingkisan oelh Pemkab Asahan. Informasi yang dihimpun 330 jemaah haji Asahan akan diberangkatkan dari daerah pada 26 Agustus 2016 dari komplek Masjid Agung, Achmad Bakrie Kisaran. Dan diberangkatkan dari KNIA pada 27 Agustus 2016.(fir/rel)
03.20
Kisaran, DUTAcw NEWS.
SUBDIT III JAHTANRAS DIRESKRIMUM POLDASU TANGKAP TANGAN AKSI “KENCING CPO” DI AIR BATU
Kisaran, DUTAcw NEWS.
Petugas Kepolisian dari Subdit III
Jahtanras Direskrimum Polda Sumatera Utara berhasil menangkap tangan tiga orang
pelaku yang terlibat dalam sindikat penampungan CPO ilegal yang terdapat di
samping Rumah Makan Mamak Yani di pinggir Jalinsum Desa Air Teluk Hessa,
Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan, Kamis (01/9) baru – baru ini.
Informasi yang berhasil dihimpun Duta
CW News dari sejumlah warga yang menyaksikan di sekitar TKP menyebutkan
penangkapan itu berlangsung sehabis sholat magrib sekira pukul 19.00 Wib malam.
Ketika itu sebuah mobil tangki ASA BM (armada pengangkutan milik CV. ASA Bukit
Mas, red) dengan Nopol BK 9652 BK yang membawa minyak CPO dari arah Rantau
Prapat terlihat belok kiri memasuki lokasi penampungan ilegal yang berada di
samping Rumah Makan Mamak Yani yang terletak di pinggir Jalinsum Desa Air Teluk
Hessa, Kecamatan Air Batu.
Tak berapa lama setelah itu, tiba –
tiba datang 2 unit mobil pribadi jenis Avanza masing – masing berwarna silver
BK 1475 LA dan warna hitam BK 1996 OY dari arah yang sama menuju lokasi
berhentinya mobil tangki tadi. Kemudian sekitar 10 –an orang yang belakangan
diketahui merupakan petugas dari Polda Sumatera Utara terlihat keluar dari
dalam mobil tersebut dan langsung turun dan berjalan mengepung ke arah mobil
tangki yang ternyata sedang asyik “mengkencingkan” (menurunkan, red) sebagian
CPO yang diangkutnya.
Melihat gelagat tak baik itu, para
pekerja dan pelaku penadah CPO ilegal tersebut spontan melompat dan kabur
melarikan diri. Namun begitu sopir tangki beserta kernetnya dan salah seorang
yang disebut – sebut merupakan Mandor atau Pengawas dari armada tangki
pengangkutan CV. ASA BM itu berhasil ditangkap petugas.
Menurut warga sekitar yang sempat
menyaksikan proses penangkapan tersebut dari kejauhan menyatakan oknum mandor
atau pengawas armada tangki ASA BM yang berperawakan tinggi besar dan berkulit
hitam itu memang terlihat sudah ada di lokasi penampungan dimaksud sejak sore
hari. “ Disebut – sebut mandor tersebut bekerja sama dengan Bos penampung CPO
ilegal untuk mengarahkan para sopir tangki masuk ke tempat itu,” ujar warga
yang minta identitasnya tidak sebutkan.
Sementara secara terpisah AKP Ery
Sofyan salah seorang perwira dari Subdit III Jahtanras Direskrimum Poldasu yang
dikonfirmasi Duta CW News, Kamis (1/9) sekira pukul 21.30 Wib di tempat
kejadian perkara, membenarkan adanya penangkapan itu.
Dikatakannya penangkapan yang
dilakukan petugas Subdit III Jahtanras Poldasu tersebut berlangsung sekitar
pukul 19.00 Wib. Dalam penangkapan itu petugas berhasil mengamankan tiga orang
pelaku masing – masing Yul (26) selaku Sopir, RK (19) kernet, dan Yus alias Sup
(47) selaku pengawas mobil tangki. Bersamaan dengan itu juga turut diamankan 1
unit mobil tangki Nopol : BK 9652 BK dan minyak CPO hasil tadahan yang ditimbun
dalam sebuah bak yang berada di lokasi penampungan dimaksud.
“Ketiganya kami amankan setelah tertangkap tangan
terlibat dalam aksi “kencing CPO” (pencurian isi muatan, red) sekira pukul
19.00 Wib tadi. Sedangkan para pekerja dan pelaku penadah lainnya sempat
melarikan diri ketika dilakukan penyergapan,” papar AKP Ery Sofyan yang
kemudian menjelaskan bahwa penangkapan ini adalah merupakan bagian dari
pelaksanaan operasi Palm Toba 2016, dan seluruh pelaku beserta barang bukti
yang ditemukan dibawa ke Mapolda Sumatera Utara.(Fir).
Label:
Hukum,
Investigasi,
Peristiwa
00.11
Maospati.
Naas menimpa nanda 14th warga jl.lawu,maospati kabupaten magetan ini.Siswa kelas 1 smp di maospati ini pkl 10.30 wib di minta membantu tetangganya untuk perbaiki pompa air.Memang kebiasaan korban membantu tukang service dan bo.akar pasang pompa air,namun belum mahir.Dirinya lalu menservice sendiri pompa air tersebut,kemungkinan lupa mematikan aliran listrik,korban seketika tersengat dan tewas di tempat.Hingga berita ini di turunkan masih dalam proses persiapan pemakaman.
B
Written By DCW NEWS on Senin, 06 Juni 2016 | 00.11
REMAJA TEWAS TERSENGAT LISTRIK
Naas menimpa nanda 14th warga jl.lawu,maospati kabupaten magetan ini.Siswa kelas 1 smp di maospati ini pkl 10.30 wib di minta membantu tetangganya untuk perbaiki pompa air.Memang kebiasaan korban membantu tukang service dan bo.akar pasang pompa air,namun belum mahir.Dirinya lalu menservice sendiri pompa air tersebut,kemungkinan lupa mematikan aliran listrik,korban seketika tersengat dan tewas di tempat.Hingga berita ini di turunkan masih dalam proses persiapan pemakaman.
B
Label:
Peristiwa
16.09
Diduga Konsleting Listrik, Rumah Anggota POLRI Terbakar
Written By Unknown on Selasa, 06 Oktober 2015 | 16.09
Nganjuk.
Rumah
Bripka Riyanto, salah satu anggota Kepolisian Sektor Patianrowo yang berada di
Jalan Dr. Sutomo, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur hangus dilalap
sijago merah, Sabtu (3/10/2015).
Beruntung, kejadian
tersebut tidak sampai merenggut korban jiwa. Namun kerugian ditaksir mencapai ratusan
juta rupiah.
Sedikitnya, satu unit
mobil pemadam kebaran milik pemerintah Kabupaten Nganjuk dikerahkan ke lokasi kejadian
untuk menjinakan api. Sejumlah saksi mata menyebutkan, kebakaran terjadi diduga
akibat hubungan arus pendek (konsleting,red).
Menurut informasi yang
berhasil dihimpun, kejadian pertama kali diketahui oleh salah seorang tetangga
korban, Didik yang barusan keluar rumah untuk pergi mencari makan, tiba-tiba
rumah bagian teras Riyanto terlihat mengeluarkan kepulan asap yang disusul kobaran
api yang cukup besar akibat tiupan angin hingga merembet kesejumlah bagian
rumah.
Warga yang mengetahui
insiden tersebut langsung berteriak, agar penghuni rumah segera keluar untuk
menyelamatkan diri. Masyarakat sekitar lokasi kebakaran berhamburan keluar
untuk membantu memadamkan api.
Peristiwa tersebut
langsung dilaporkan ke Mapolsek Kertosono dan selang beberapa menit kemudian
PMK datang untuk memadamkan api.
Kapolsek Kertosono, Kompol Bambang Sutikno menjelaskan
bahwa dugaan sementara api yang menghanguskan rumah anggota kepolisian tersebut
berasal dari konsleting.
Akibat kebakaran itu kerugian ditaksir mencapai
Rp 200 juta. Lantaran rumah beserta isinya banyak yang hangus terbakar. (km)
Label:
Peristiwa
16.06
Kritis, Jambret Dihajar Massa
Nganjuk.
Gagal melakukan aksinya, penjambret jadi sasaran amuk massa di Kabupaten
Nganjuk, Jawa Timur tepatnya di Dusun Boro, Desa Sumber Rejo, Kecamatan Gondang.
Bahkan, massa yang telah terbakar emosi membakar habis sepeda motor milik
pelaku. Nyawa penjambret berhasil diselamatkan dari amuk massa oleh polisi yang
saat itu melintas di lokasi kejadian.
Dalam kondisi babak belur, pelaku penjambretan
yang diketahui bernama Eli prasetyo (32) warga Dusun Jambi, RT 02 RW 14, Desa
Sugih Waras, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk langsung diamankan oleh
Kepolisian setempat dan langsung dibawa ke RS. Bhayangkara Nganjuk
Menurut informasi, modus penjambretan yang
dilakukan pelaku dengan berpura-pura menanyakan alamat rumah seseorang. Saat itu
pelaku mencoba bertanya kepada korban Gomes (45) warga Dusun Boro, Desa Sumber Rejo, Kecamatan
Gondang. Belum sempat korban menjawab pertanyaan, pelaku langsung menarik
kalung emas milik Gomes hingga putus.
Korban yang saat itu kaget langsung berteriak
minta tolong sehingga mengundang tetangga korban untuk memberikan pertolongan.
Pelaku yang sempat berusaha melarikan diri menggunakan motor ber-Nomor Polisi (nopol)
AG 6679 VM langsung dilepar sebuah sepda angin oleh salah seorang tetangga
korban hingga pelaku jatuh tersungkur masuk ke dalam parit. Karena situasi yang
tidak aman salah satu teman pelaku berhasil melarikan diri ke ladang tebu.
Ely yang saat itu
terjatuh dari motornya langsung dijadikan bulan-bulanan oleh warga yang geram,
tidak sampai disitu warga juga membakar habis kendaraan pelaku.
Sementara pihak
Kepolisian Sektor Gondang masing mendalami dan melakukan penyelidikan lebih
lanjut kasus penjambretan yang mengakibatkan pelaku kritis dan teman pelaku
yang sudah dikantongi identitasnya oleh polisi masih dalam pengejaran. (km)
02.24
Kepergok Selingkuh, Pria Paruh Baya Tewas Dibacok
Written By Unknown on Senin, 21 September 2015 | 02.24
Nganjuk, DCW News.
Peristiwa berdarah di bulan September kembali terjadi di Kabupaten Nganjuk.
Budi Santoso (29) warga Desa Betet, Kecamatan Ngronggot, Nganjuk, Jawa Timur
nekat membacok tetangganya Jumadi (47) hingga tewas dengan beberapa luka
bacokan dibadan dan kepala di depan sebuah rumah kos dikawasan Lingkungan
Bulurejo Rt. 03 Rw. 02 Kelurahan Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom, Minggu
(20/9) sekitar pukul 19.30 WIB.
Menurut keterangan dari
sejumlah warga dan pihak kepolisian, peristiwa tragis tersebut bermula saat Jumadi
bersama Fitri yang tidak lain istri pelaku mencari tempat kos di tempatnya mbah
Samilan (60) Lingkungan Bulurejo Rt. 03 Rw. 02 Kelurahan Warujayeng, Kecamatan
Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk sekitar pukul 10.00 WIB dengan mengendarai roda
empat warna hitam Nomer Polisi S 1079 QA.
Setelah dirasa cocok
dengan harga sewa kos, keduanya meninggalkan tempat tersebut dan baru
menempatinya sekitar pukul 19.15 WIB. Mereka berdua langsung masuk kedalam
kos-kosan yang diduga langsung bercinta.
Sekitar pukul 19.30
WIB, Budi Santoso suami sah Fitri yang telah mencurigai hubungan perselingkuhan
keduanya (Jumadi & Fitri,red) dan mengetahui keberadaan mereka. Dia
(Budi,red) langsung menghampiri tempat kos tersebut. Yayuk Sri Utami (32) yang
tidak lain penjaga rumah kos tersebut sempat bertanya maksud dan tujuannya
datang ketempatnya ingin mencari siapakah.
Budi dengan emosi yang
membara langsung menuju kamar kos yang di tempati keduanya lantaran istrinya telah
dibawa lari selama hampir satu bulan oleh korban. Tanpa bas-basi pelaku
(Budi,red) langsung membabi buta membacok Jumadi.
Korban (Jumadi,red) yang sempat melarikan diri
langsung dikejar oleh pelaku. Namun, karena mendapat luka bacokan ditubuhnya.
Jumadi terjatuh hingga pelaku kembali membacoknya beberapa kali. Korban
diketahui langsung tewas di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Warga yang mendengar teriakan dan melihat
kejadian tersebut langsung keluar rumah memberikan pertolongan dan yang lainya
segera melaporkan ke Polsek setempat. Petugas yang mendapat laporan langsung
menuju ke TKP untuk segera mengamankan pelaku serta istrinya. Korban tewas
langsung di evakuasi ke RS Bhayangkara Nganjuk. (km)
Label:
Peristiwa
07.50
Warga Loceret Geger Atas Penemuan Jasad Perwira TNI AL
Written By Unknown on Minggu, 20 September 2015 | 07.50
Nganjuk, DCW News.
Seorang perwira TNI AL, Letda Laut Ebenezer Simanulang, Assisten Kadivnagi KRI
TLE Satuan Koramatim ditemukan tewas di hutan Alas Dowo petak 79 B, Dusun
Plangkat, Desa Bajulan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk yang diduga
menjadi korban pembunuhan oleh rekannya sendiri.
Menurut pihak
kepolisian setempat menjelaskan bahwa jenazah telah dibawa ke Surabaya. Kasus dugaan pembunuhan tersebut
ditangani oleh Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal).
Menurut informasi yang
berhasil dihimpun menyebutkan bahwa kasus pembunuhan tersebut berawal dari
informasi yang diberikan oleh seorang warga yang sedang mencari rumput sempat
mendengar teriakan meminta tolong dari dalam hutan.
Penasaran dengan suara
teriakan tersebut, ia sempat mencari tahu dan mengetahui ada orang yang
menyeret korban dengan tali plastik dan dibuang ke jurang di kawasan hutan. Karena
terkeju, dia akhirnya kembali ke desa dan langsung menceritakan tentang temuan
itu ke perangkat desa serta anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) di desa
tersebut dan langsung menuju kelokasi dimana warga melihat kejadian tersebut
dan yang lainya melaporkan ke Pihak kepolisian.
Aksi pelaku juga sempat
diketahui warga dan membuat yang bersangkutan kabur ke dalam tengah hutan.
Namun, selang beberapa saat kembali ke tepi hutan, kemungkinan berniat mengambil
kendaraan yang masih terparkir di tepi hutan yang diudga milik korban.
Warga juga mencurigai
adanya kendaraan roda empat yang diparkir di tepi hutan dan ada orang yang
hendak mengendarai mobil tersebut. Warga serta anggota Babinsa desa setempat
yang curiga, akhirnya meminta identitas yang bersangkutan. Ia ternyata juga seorang
anggota TNI AL yang diketahui sebagai Praka CN.
Warga menduga bahwa
Praka CN ada hubungannya dengan kejadian penemuan mayat yang juga anggota TNI
AL. Warga dan perangkat desa setempat
yang didampingi anggota Babinsa langsung menyerahkan yang bersangkutan ke Pihak
kepolisian untuk diamankan sementara.
Sementara itu, saat
penemuan mayat tersebut, masyarakat masih bergerumbul memadati lokasi temuan
untuk menyaksikan. Pihak kepolisian menjelaskan bahwa jasad korban merupakan
seorang anggota TNI AL, maka identifikasi dan evakuasi di lakukan oleh Polisi
Militer Angkatan Laut (POMAL) dan Polres Nganjuk hanya bertuga mengamankan TKP.
Apabilanya dimintai bantuan akan siap membantu. (km)
03.05
Wanita Tua Ditemukan Tewas Dalam Warung
Written By Unknown on Jumat, 18 September 2015 | 03.05
Nganjuk,
DCW_News. Warga sekitar pasar
Sapi, Desa Kedondong, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk pertengahan September
ini, dikagetkan dengan penemuan mayat seorang perempuan tua di dalam warung.
Jenazah wanita tersebut diketahui bernama Tutik (55) asal Desa Ngrajek,
Kecamatan Warujayeng, Kabupaten Nganjuk telah didapati dengan keadaan sudah
membusuk. Warga sekitar menduga, wanita yang hidup sebatang kara itu meninggal
karena sakit.
Menurut informasi yang
berhasil dihimpun, Kematian Tutik pertama kali diketahui oleh salah seorang tetangganya
yang mencium bau busuk berasal dari dalam warung milik perempuan malang itu.
Kemudian, dia melaporkan penemuannya kepada ketua RT setempat.
Kecurigaan tetangganya
pun didukung kesaksian warga sekitar yang mengaku dalam beberapa hari terakhir tidak
pernah melihat Tutik. Sejumlah warga mengira bahwa Tutik pulang kerumahnya,
sehingga tidak ada kecurigaan sebelumnya.
Akhirnya, warga bersama
pihak Kepolisian mendobrak warung yang dikontrak Tutik. Ditemukanlah, wanita tua
sudah meregang nyawa. Meski dugaan sementara menyebutkan bahwa Tutik mati
karena sakit, Pihak Kepolisian setempat menyatakan, masih akan mendalami kasus
ini. (km)
Label:
Peristiwa
02.14
Jalan Perlintasan KAI Rusak, Warga Tutup Paksa
Nganjuk,
DCW_News.
Puluhan Warga Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk tutup paksa jalan yang
dilalui Jalur Kerta Api. Hal tersebut dilakukan lantaran Jalan di Pintu kereta
api di pasar Sukomoro menuju Kecamatan Pace rusak, akibatnya banyak pengendara
sepeda motor yang terjatuh karena kondisi jalan yang dilintasi rel kereta api
rusak.
Kerusakan pun terlihat
di kedua sisi berlawanan di jalan pintu kereta api, kondisi jalan yang beda
ketinggian serta jalan rusak berlubang membuat jalan ini sering memakan korban
yang terjatuh.
Kerusakan jalan di
tengah jalan kereta yang cenderung dibiarkan dan tidak segera diperbaiki akan
menambah jumlah korban yang celaka hampir setiap hari ada warga yang terjatuh
karena rusaknya jalan yang dilintasi kereta api.
Seperti informasi yang
berhasil dihimpun, dimana banyak warga yang melintas terjatuh saat menyeberang
pintu kereta karena jalannya rusak berlubang dan di sisi rel mengalami beda
ketinggian membuat banyak pengendara yang terperosok di samping rel kereta api.
Setelah beberapa jam
melakukan aksi, pihak Muspika dan Stasiun Sukomoro menemui sejumlah warga dan
berharap jalan tersebut segera dibuka. Warga bersedia membuka akses jalan jika
pihak PT. KAI bisa menyelesaikan permasalahan tersebut.
Akhirnya hal itu
disetujui oleh pihak KAI dan mengizinkan beberapa orang untuk bermediasi di
Kantor Kecamatan Sukomoro. Sementara itu, hasil dari mediasi menyimpulkan bahwa
pihak Stasiun Sukomoro akan segera berkoordinasi dengan pihak-pihak yang mengerjakan
perbaikan jalan tersebut dan berjanji dalam minggu-minggu ini akan segera
terselesaiakan. (km)
02.25
Sementara itu menurut pihak kepolisian menginformasikan sementara bahwa kejadian
tersebut terjadi diduga karena ugal-ugalan dalam mengendarai motor. (km)
Ugal-Ugalan, Pengendara Motor Tewas
Written By Unknown on Senin, 14 September 2015 | 02.25
Nganjuk, DCW_News. Seorang pengendara
motor, Darwanto (27), warga Desa Bungur RT. 005 RW. 002, Kecamatan Sukomoro,
Kabupaten Nganjuk, meregang nyawa akibat ulahnya sendiri yang tidak tertib saat
mengendarai sepeda motor, Sabtu (12/09) sekitar pukul 17.00 WIB.
Informasi yang dihinpun DCW News, Kecelakaan yang
memakan korban jiwa tersebut diduga terjadi lantara kondisi jalan yang
bergelombang dan kurangnya menjaga jarak antara kedua pengendara motor.
Sehingga membuat motor yamaha dengan nopol AG 2235 XX yang dikendarai
Darwanto oleng dan menabrak motor Suzuki dengan nopol Ag 4877 XH
milik Shohibul Azis, warga Desa Blongko RT 001, RW 001, Kecamatan
Ngetos.
KorbanDarwanto tewas ditempat , akibat benturan
keras dengan aspal jalan dan Shohibul Azis mengalami luka ringan dibagian kaki
dan tangan. Kecelakaan ini membuat penumpukan kendaraan di sepanjang jalan
Jalur by pass, tepatnya di Desa Kedungsuko, Kecamatan Sukomoro. kemacetan
dipicu lantaran para pengguna jalan dan warga sekitar penasaran ingin melihat
jasad korban yang tergeletak di jalan.
Label:
Peristiwa
03.04
Proyek Tol Trans Jawa Ambrol, Dua Pekerja Dilarikan Ke RSUD Kertosono
Written By Unknown on Rabu, 02 September 2015 | 03.04
Nganjuk,
DCW_News. Pembangunan ruas jalan Tol Trans Jawa yang berada di
Desa Lestari, Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk terancam molor lagi. Hal itu
terjadi akibat tiyang penyangga yang ambles dan berakibat ambrol.
Informasi yang berhasil
dihimpun DCW News, kejadian tersebut terjadi Selasa (01-09-2015) sekitar pukul 18.30
WIB saat para pekerja melakukan pengecoran. Namun tiba-tiba tiyang penyangga
ambles dan berakibat semen adukan cor ambrol menimpa dua pekerja.
Kedua pekerja yang
mengalami kecelakaan tersebut langsung di bawa ke RSUD Kertosono untuk segera
mendapat pertolongan. Mereka berdua yakni Muin (34) warga Kecamatan Gumul,
kabupaten Kediri mengalami patah tulang pergelangan tangan kiri dan Sholikin (37)
asal Kendal, Jawa Tengah lecet pada siku tangan dan pelipis kanan.
Peristiwa robohnya
proyek tol trans jawa tersebut diduga akibat tanah yang labil, sehingga
penyangga yang menancap ke tanah ambles. Kejadian itu masih ditangani petugas
Kepolisian Resort Nganjuk untuk dilakukan penyelidikan. (KM)
06.32
Pembunuh Gadis ABG Ditangkap
Written By Unknown on Jumat, 28 Agustus 2015 | 06.32
Nganjuk,
DCW News. Upaya pihak Kepolisian Resort Nganjuk memburu
pelaku pembunuhan seorang gadis ABG, Ratna Maulia yang ditemukan warga telah
tewas di pematang sawah Lingkungan Dusun Surodadi, Desa Kedungrejo, Kecamatan Tanjunganom,
Kabupaten Nganjuk menuai hasil.
Belum genap 24 jam, Joko
Suhendro (23) warga Dusun Jeruk Rt 04/ Rw 07, Desa Mabung, Kecamatan Baron, Kabupaten
Nganjuk yang tak lain adalah kekasih korban, pelaku berhasil dibekuk Polisi
dirumahnya sekitar pukul 23.00 Wib dan langsung diamankan di Mapolres Nganjuk
untuk menjalani penyidikan.
Kapolres Nganjuk, AKBP M. Anwar Nasir menerangkan
bahwa pelaku mengaku telah cukup lama berpacaran dengan korban. Joko merasa dendam
dan atau cemburu, lantaran korban menjalin asmara dengan laki-laki lain.
Lebih lanjut, AKBP Anwar Nasir menjelaskan, gadis
ABG 17 tahun tersebut dibunuh dengan racun jenis Potasium yang sering digunakan
warga untuk mencari ikan.
Akibat tindakan nekat, Joko Suhendra akan dijerat
dengan Pasal 338 KUHP dan terancam dengan pidana kurungan penjara paling lama
15 tahun. (km)


























