Media Harian Online

Media Harian Online
Home » , , » SUBDIT III JAHTANRAS DIRESKRIMUM POLDASU TANGKAP TANGAN AKSI “KENCING CPO” DI AIR BATU

SUBDIT III JAHTANRAS DIRESKRIMUM POLDASU TANGKAP TANGAN AKSI “KENCING CPO” DI AIR BATU

Written By siswo handoyo on Selasa, 27 September 2016 | 03.20

Mobil Tangki ASA BM (Bukit Mas) yang mengangkut CPO tertangkap tangan sedang “kencing” (menurunkan sebagian muatannya, red) di salah satu lokasi penampungan ilegal di samping rumah makan Mamak Yani di Desa Air Teluk Hessa, Kec. Air Batu, Asahan, Kamis (01/9) baru – baru ini

Kisaran, DUTAcw NEWS.
            Petugas Kepolisian dari Subdit III Jahtanras Direskrimum Polda Sumatera Utara berhasil menangkap tangan tiga orang pelaku yang terlibat dalam sindikat penampungan CPO ilegal yang terdapat di samping Rumah Makan Mamak Yani di pinggir Jalinsum Desa Air Teluk Hessa, Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan, Kamis (01/9) baru – baru ini.
            Informasi yang berhasil dihimpun Duta CW News dari sejumlah warga yang menyaksikan di sekitar TKP menyebutkan penangkapan itu berlangsung sehabis sholat magrib sekira pukul 19.00 Wib malam. Ketika itu sebuah mobil tangki ASA BM (armada pengangkutan milik CV. ASA Bukit Mas, red) dengan Nopol BK 9652 BK yang membawa minyak CPO dari arah Rantau Prapat terlihat belok kiri memasuki lokasi penampungan ilegal yang berada di samping Rumah Makan Mamak Yani yang terletak di pinggir Jalinsum Desa Air Teluk Hessa, Kecamatan Air Batu.
            Tak berapa lama setelah itu, tiba – tiba datang 2 unit mobil pribadi jenis Avanza masing – masing berwarna silver BK 1475 LA dan warna hitam BK 1996 OY dari arah yang sama menuju lokasi berhentinya mobil tangki tadi. Kemudian sekitar 10 –an orang yang belakangan diketahui merupakan petugas dari Polda Sumatera Utara terlihat keluar dari dalam mobil tersebut dan langsung turun dan berjalan mengepung ke arah mobil tangki yang ternyata sedang asyik “mengkencingkan” (menurunkan, red) sebagian CPO yang diangkutnya.
            Melihat gelagat tak baik itu, para pekerja dan pelaku penadah CPO ilegal tersebut spontan melompat dan kabur melarikan diri. Namun begitu sopir tangki beserta kernetnya dan salah seorang yang disebut – sebut merupakan Mandor atau Pengawas dari armada tangki pengangkutan CV. ASA BM itu berhasil ditangkap petugas.
            Menurut warga sekitar yang sempat menyaksikan proses penangkapan tersebut dari kejauhan menyatakan oknum mandor atau pengawas armada tangki ASA BM yang berperawakan tinggi besar dan berkulit hitam itu memang terlihat sudah ada di lokasi penampungan dimaksud sejak sore hari. “ Disebut – sebut mandor tersebut bekerja sama dengan Bos penampung CPO ilegal untuk mengarahkan para sopir tangki masuk ke tempat itu,” ujar warga yang minta identitasnya tidak sebutkan.
            Sementara secara terpisah AKP Ery Sofyan salah seorang perwira dari Subdit III Jahtanras Direskrimum Poldasu yang dikonfirmasi Duta CW News, Kamis (1/9) sekira pukul 21.30 Wib di tempat kejadian perkara, membenarkan adanya penangkapan itu.
            Dikatakannya penangkapan yang dilakukan petugas Subdit III Jahtanras Poldasu tersebut berlangsung sekitar pukul 19.00 Wib. Dalam penangkapan itu petugas berhasil mengamankan tiga orang pelaku masing – masing Yul (26) selaku Sopir, RK (19) kernet, dan Yus alias Sup (47) selaku pengawas mobil tangki. Bersamaan dengan itu juga turut diamankan 1 unit mobil tangki Nopol : BK 9652 BK dan minyak CPO hasil tadahan yang ditimbun dalam sebuah bak yang berada di lokasi penampungan dimaksud.
            “Ketiganya kami amankan setelah tertangkap tangan terlibat dalam aksi “kencing CPO” (pencurian isi muatan, red) sekira pukul 19.00 Wib tadi. Sedangkan para pekerja dan pelaku penadah lainnya sempat melarikan diri ketika dilakukan penyergapan,” papar AKP Ery Sofyan yang kemudian menjelaskan bahwa penangkapan ini adalah merupakan bagian dari pelaksanaan operasi Palm Toba 2016, dan seluruh pelaku beserta barang bukti yang ditemukan dibawa ke Mapolda Sumatera Utara.(Fir).
Minyak CPO hasil penadahan ilegal yang ditemukan di dalam sebuah bak di samping rumah makan Mamak Yani Desa Air Teluk Hessa, Kecamatan Air Batu, Asahan, yang diperkirakan mencapai jumlahnya mencapai 5 ton lebih.

Share this article :
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. DCW_News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger